Selasa, 20 Januari 2009

The spirit of Palestina’s children

Wahai tank-tank besar yahudi..
Meski kau besar dan mematikan, aku tak pernah takut menghadapimu
Meski kau mampu menghancurkan rumahku, tapi kau tak akan bisa menghancurkan keberanianku

Wahai peluru-peluru panas yahudi..
Meski kau mampu menembus jantungku untuk mengambil nyawaku
Aku tak akan pernah gentar dan berlari untuk menghindarimu

Anak-anak Palestina sungguh membuat hati ini miris, bukan hanya karena tak mampu menahan airmata tatkala tubuh mereka hancur diterjang rudal zionis yahudi, tapi karena semangat juang dan keberanian yang mereka tunjukkan.
Seorang anak Palestina harus ditembus oleh lebih dari satu peluru panas zionis agar kematian segera menjemputnya, bahkan harus ditembus dengan 12 peluru sekaligus. Sebegitu kuatkah fisik orang Palestina bahkan sampai anak-anaknya? Bukan … saya pikir bukan hanya karena factor fisik yang membuat mereka kuat, tapi justru semangat mereka yang tidak ingin menunjukkan kelemahan mereka di hadapan musuh seperti zionis Israel, semangat inilah yang terkadang pula membuat nyali para tentara zionis menjadi ciut karena meski tank dan rudal dihantamkan ke wilayah Palestina sedikitpun tidak membuat rakyat Palestina menjadi lemah seperti halnya keadaan normal sebuah perang.
Itulah kenapa Israel harus menyiapkan berton-ton rudal dan amunisi dalam melakukan pembantaian terhadap rakyat Palestina, karena memang orang Palestina tidak mudah untuk dihancurkan, baik secara fisik maupun psikologis mereka. Bahkan anak-anak kecil Palestina tanpa takut berani menghadapi tank zionis hanya dengan melempari batu-batu kecil. Dan jika saya melakukan penelitian secara kasat mata, kondisi psikologis anak-anak di wilayah konflik jauh lebih terbentuk dengan baik daripada anak-anak yang tinggal di wilayah non-konflik. Jika anak-anak di kota masih sering bermanja-manja dengan orangtua, anak-anak di wilayah konflik jauh lebih cepat mengerti tentang sebuah keadaan dan mereka mampu secara mandiri untuk menghadapi kondisi tersebut. Itulah mengapa anak-anak di Timur Tengah sudah fasih menyemangati dirinya dengan gema takbir dan sudah memulai langkah menuju cita-cita di usia yang masih sangat belia.
Ah…Maha Suci Allah yang telah memperlihatkan potret yang luar biasa dari
Palestina..dan sekali lagi Allah tunjukkan bahwa Palestina harus menjadi cermin kehidupan dan semangat penuh inspirasi bagi seluruh umat Islam